TNI  

Babinsa Dampingi Petani Tanam Padi Demi Mencapai Swasembada Pangan

 

Gowa – Sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional, Kopda Syahrir Babinsa Kelurahan Tamallayang (Koramil 1409-08/Bontonompo) terjun langsung ke sawah untuk membantu para petani dalam menanam padi. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya TNI dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat di Wilayah Kelurahan Tamallayang Kec. Bontonompo Kab. Gowa. Rabu (14/05/2025).

Dengan mengenakan pakaian lapangan Babinsa bersama petani turun ke sawah, ikut serta dalam proses penanaman padi secara tradisional. Kehadirannya di tengah petani tidak hanya sebagai bentuk pendampingan, tetapi juga memberikan motivasi agar para petani semakin semangat dalam mengolah lahan pertanian.

“Kami hadir di sini untuk memberikan dukungan kepada petani agar mereka lebih termotivasi dalam meningkatkan hasil sawah. Selain itu kami juga berupaya memberikan edukasi tentang metode pertanian yang lebih efektif,” ujar Babinsa.

Para petani Kelurahan Tamallayang yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Rappokaleleng menyambut baik dan mengapresiasi keterlibatan Babinsa dalam kegiatan pertanian. Menurut mereka kehadiran Babinsa memberikan semangat serta rasa kebersamaan yang kuat dalam membangun ketahanan pangan di Kelurahan.

Selain membantu petani menanam padi, Babinsa juga mengingatkan pentingnya perawatan tanaman dan penggunaan pupuk yang tepat agar hasil panen nantinya lebih optimal. Ia berharap sinergi antara TNI dan petani dapat terus berlanjut demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor pertanian.

Danramil 1409-08/Bontonompo secara terpisah menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa merupakan bagian dari upaya TNI dalam mendorong swasembada pangan di wilayah binaan.

“Peran Babinsa dalam pertanian tidak hanya sebatas membantu menanam, tetapi juga mendampingi petani dalam setiap tahapan, mulai dari pengolahan lahan hingga panen. Ini adalah bagian dari komitmen TNI dalam mendukung ketahanan pangan nasional,” tutupnya.