TNI  

Wujudkan Swasembada Pangan Berkelanjutan,Kodim 1409/Gowa Gelar Sosialisasi Ketahanan Pangan Sinergitas TNI dengan Masyarakat

 

GOWA – Komando Distrik Militer (Kodim) 1409/Gowa menggelar kegiatan Sosialisasi Ketahanan Pangan Tahun Anggaran 2025 yang berlangsung di Aula Makodim 1409/Gowa, Jl. Sultan Hasanuddin, Kelurahan Pandang-pandang, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa. Kegiatan ini mengangkat tema “Sinergitas aparat teritorial dengan masyarakat bersatu dengan alam mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan di era digital sesuai tipologi wilayah guna mendukung pemerintah dalam rangka ketahanan pangan.” Rabu, 25/6/2025

Sosialisasi yang diikuti unsur TNI, penyuluh pertanian, aparat pemerintah daerah, tokoh Masyarakat serta Dandim 1409/Gowa Letkol Inf Heri Kuswanto, S.I.P., dan Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura Kab. Gowa Drs. Muh. Fajaruddin, M.M.

Dalam sambutannya, Drs. Muh. Fajaruddin, M.M. mengungkapkan bahwa hingga saat ini realisasi Luas Tambah Tanam (LTT) di Kabupaten Gowa baru mencapai 29% dari total target 10.000 hektar. Ia mendorong sinergi antara aparat teritorial dan penyuluh pertanian untuk mempercepat capaian tersebut.

“Kami mengimbau agar Babinsa dan penyuluh turun langsung ke lapangan, ajak masyarakat untuk aktif mengolah lahan. Ini bukan hanya soal angka, tapi keberlanjutan pangan kita ke depan,” tegasnya.

Sementara itu, Dandim 1409/Gowa Letkol Inf Heri Kuswanto, S.I.P. menekankan bahwa ketahanan pangan merupakan bagian dari ketahanan nasional. Ia menyampaikan bahwa peran TNI tidak hanya di medan tempur, tetapi juga di tengah masyarakat, mendukung pemerintah menjaga stabilitas dan kesejahteraan rakyat.

“Tugas satuan teritorial adalah menyiapkan wilayah dalam rangka pertahanan. Tapi hari ini kita juga punya tanggung jawab moral untuk hadir mendampingi petani dan memastikan ketahanan pangan tetap terjaga,” ujarnya.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk konkret sinergi TNI dengan masyarakat dan dinas pertanian dalam menghadapi tantangan pangan di era digital, termasuk perubahan iklim dan keterbatasan lahan. Melalui pendekatan teritorial dan pemberdayaan masyarakat, Kodim 1409/Gowa optimis program swasembada pangan bisa tercapai secara berkelanjutan.