Makassar,- Polda Sulsel kembali melaksanakan program Jumat Curhat yang pekan ini dilaksanakan di wilayah Kelurahan Malimongan Kecamatan Wajo, tepatnya di Mesjid Hizbul Wathan. Jumat (29/08/2025).
Kegiatan yang dilaksanakan setelah shalat jumat ini menjadi wadah bagi warga untuk menyampaikan aspirasi sekaligus mendapatkan klarifikasi terhadap berbagai isu yang berkembang di kota makassar khususnya
Pejabat Polda yang hadir pada kegiatan ini antara lain AKBP HUSNI.M, S.H Kasubditbintibsos yang dalam hal ini mewakili Kapolda Sulsel, beliau terlihat hadir didampingi beberapa perwakilan satker lainnya, yaitu AKP Asnawi dari Direktorat Narkoba, AKP Desi Ayu dari Ditlantas, AKP Abdul Rahman dari Bidkeu serta wakapolres pelabuhan beserta jajaran Kompol Hardjoko, S.Sos.,M.H.
Dalam kegiatan yang dihadiri 50 jemaah mesjid tersebut, Pak Alimiddin mempertanyakan tentang status tokoh masyarakat yang selalu dianggap salah karena melaporkan semua tindakan pelanggaran hukum diwilayahnya kepada pihak kepolisian.
“Saya sebagai tokoh masyarakat selalu disalahkan pak, karena dinilai sebagai mata mata polisi, karena kalau ada apa apa saya langsung lapor ke pihak kepolisian, gimana itu pak??,” pungkasnya.
Menanggapi hal itu, Kasubdittibsos memberikan penjelasan bahwa melapor kepolisi itu bukan sebagai suatu kesalahan melainkan langkah yang tepat, karena selalu melibatkan polri dalam segala hal yang terjadi diwilayahnya.
Pertanyaan kedua datang dari warga yang berharap bhabinkamtibmas dapat membantu anak anak sekolah dasar yang menyebrang di jalan raya utama, serta berharap FKPM dapat diaktifkan kembali.
Terkait ini Wakapolres menambahkan, akan memerintahkan personil polres hingga jajaran untuk melaksanakan pengaturan lalu lintas, terutama dijalan jalan yang dianggap rawan, seperti sekolah dan rumah ibadah.
Kegiatan berlangsung hingga pukul 14.00 WITA dalam situasi aman, kondusif, dan penuh keakraban.





