GOWA – Sebuah langkah besar dalam penguatan ekonomi kerakyatan resmi dimulai di Kabupaten Gowa. Berlangsung kegiatan Video Conference (Vicon) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) mengenai Peletakan Batu Pertama (Ground Breaking) Gerai, Pergudangan, dan Kelengkapan Koperasi Merah Putih di Dusun Buka, Desa Bone, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa. Jumat, (17/10/2025).
Acara ini diselenggarakan dalam rangka mendukung program pemerintah pusat untuk memberdayakan Koperasi Merah Putih sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan.
Kegiatan Vicon ini dipimpin langsung oleh Mayjen TNI Windiyatno (Pangdam XIV/Hsn). Dandim 1409/Gowa, Letkol Inf. Heri Kuswanto, S.I.P., mendampingi Pangdam serta menyambut kehadiran sejumlah tokoh penting lainnya di lokasi.
Tokoh-tokoh utama yang hadir meliputi Laksda TNI Andi Abdul Aziz, S.H., M.M.(Dankodaeral VI Makassar), Brigjen TNI Berlin Germany, S.Sos., M.M.C.Fr.A (Irdam XIV/Hsn), Kolonel Moh. Ikhsan, S.Sos (Aster Kodau II AU) mewakili Pankodau II AU, AKBP Drs. Rifai, M.H. (Kabag ADA Biro Logistik Polda Sulsel) mewakili Kapolda, H. Andi Eka Prasetya, S.Sos., M.M. (Plt. Kepala Dinas Koperasi Dan UMKM Prov. Sulsel) mewakili Gubernur Sulsel, Ir. H. Darmawansyah Muin, S.T., M.Si.(Wakil Bupati Gowa), Muh. Ramli Siddiq, S.Sos. (Ketua DPRD Gowa).
Rangkaian acara diawali dengan laporan dari Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara yang secara daring (Vicon) menyapa sekitar 800 desa. Puncak acara ditandai dengan pemencetan tombol dan prosesi peletakan batu pertama, menandai dimulainya pembangunan infrastruktur penting bagi koperasi.
Ir. Fadli Ibrahim (General Manejer Agrinas Pangan Nusantara Wilayah II) juga hadir, bersama dengan Tripika Kecamatan Bajeng, tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat Desa Bone. Antusiasme masyarakat terlihat jelas dengan kehadiran sekitar 300 warga di lokasi, menunjukkan harapan besar terhadap peran Koperasi Merah Putih dalam menggerakkan roda ekonomi desa.
Pembangunan gerai, pergudangan, dan kelengkapan ini diharapkan akan mempermudah rantai distribusi, meningkatkan kesejahteraan anggota koperasi, dan menjadikan Koperasi Merah Putih sebagai motor penggerak ketahanan ekonomi di tingkat desa dan kelurahan.





