GOWA – Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program Bupati Gowa dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, jajaran Koramil 1409-06/Bajeng Kodim 1409/Gowa bersama Pemerintah Desa dan warga melaksanakan aksi Karya Bakti di Dusun Manjalling Lompo, Desa Manjalling, Kecamatan Bajeng Barat, Kabupaten Gowa, Kamis (15/01/2026).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Batituud Koramil 1409-06/Bajeng, Pelda Syahrir, didampingi oleh Babinsa Desa Manjalling, Serka Suhardi J., serta dihadiri oleh Kepala Dusun Manjalling Lompo (Muslim Muin), Kepala Dusun Talaborong (Musliwirawan), dan puluhan warga setempat.
Fokus utama karya bakti kali ini adalah pembersihan saluran irigasi yang menghubungkan pemukiman warga menuju jalur irigasi utama (PU). Langkah ini diambil sebagai upaya mitigasi bencana banjir, mengingat saat ini telah memasuki musim penghujan.
Pembersihan meliputi Pengerukan Sedimen: Mengangkat tanah dan sampah yang menyumbat aliran agar air mengalir lancar. Pembersihan Bahu Irigasi: Memangkas rumput liar yang menghambat laju air menuju saluran utama. Serta Edukasi Kebersihan: Mengajak warga secara langsung untuk tidak membuang sampah ke saluran air guna menghindari terbentuknya sarang nyamuk.
Kehadiran TNI di tengah masyarakat bukan sekadar membantu pengerjaan fisik, melainkan untuk membangkitkan kembali semangat gotong royong yang menjadi warisan leluhur bangsa Indonesia.
“Kegiatan ini adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami hadir untuk memastikan program pemerintah daerah, khususnya ‘Gowa Bersih’, dapat terelaborasi hingga ke tingkat dusun. Dengan lingkungan yang bersih, kita tidak hanya mencegah banjir, tetapi juga memastikan warga hidup sehat dan terhindar dari penyakit,” ujar Pelda Syahrir.
Memelihara Jiwa Gotong Royong
Pemerintah Desa Manjalling mengapresiasi kesigapan Babinsa yang selalu hadir dalam setiap kegiatan kemasyarakatan. Upaya kolaboratif ini diharapkan dapat memotivasi warga Dusun Manjalling Lompo dan Dusun Talaborong untuk terus menjaga konsistensi kebersihan lingkungan secara mandiri.
Aksi yang berlangsung dengan penuh keakraban ini berhasil menormalisasi jalur irigasi vital desa, sehingga warga kini merasa lebih tenang menghadapi potensi hujan lebat di wilayah Bajeng Barat.





