GOWA – Sebagai wujud nyata dukungan terhadap program lingkungan hidup “Annangkasi” yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten Gowa, Sertu Sainuddin, Babinsa Desa Bontosunggu dari Koramil 1409-06/Bajeng, memimpin langsung aksi Karya Bakti di Dusun Pattingaloang 1, Desa Bontosunggu, Minggu (08/02/2026).
Kegiatan gotong royong ini menyasar kebersihan fasilitas umum dan normalisasi saluran air guna menjaga keasrian wilayah sekaligus mengantisipasi potensi genangan air di musim penghujan.
Kolaborasi Tiga Pilar dan Masyarakat
Aksi yang dimulai pada pagi hari ini menunjukkan soliditas yang kuat antara TNI, Polri, dan Pemerintah Desa. Turut hadir terjun ke lapangan:
Rahmat Hidayat, SE (PJ Kepala Desa Bontosunggu).
Syafruddin Dg Tata (Sekdes Bontosunggu).
Bripka Nursalam (Bhabinkamtibmas).
Asdar Dg Mangung (Kasi Pembangunan Desa).
Hasyim Dg Ma’ring (Kepala Dusun Pattingaloang 1).
Jajaran RK, RT, Linmas, serta sekitar 25 warga Dusun Pattingaloang 1.
Dalam kegiatan ini, para personel dan warga bahu-membahu melaksanakan pembersihan dengan fokus pada Normalisasi Drainase: Mengangkat sedimen tanah dan sampah yang menyumbat saluran air untuk mencegah luapan air. Pembersihan Bahu Jalan: Memangkas rumput liar serta merapikan ranting pohon yang menjorok ke jalan agar tidak membahayakan pengguna jalan.
Implementasi “Annangkasi”: Memastikan lingkungan Dusun Pattingaloang 1 tetap bersih, nyaman, dan enak dipandang sesuai arahan Bupati Gowa.
Babinsa: Hadir untuk Solusi Masyarakat
Sertu Sainuddin menekankan bahwa kehadirannya merupakan bentuk komitmen Babinsa untuk selalu berada di tengah-tengah warga dalam kondisi apa pun.
“Kegiatan ini adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dengan semangat Annangkasi, kita ingin membudayakan kembali gotong royong. Babinsa akan selalu hadir mendampingi masyarakat, memastikan setiap kegiatan kewilayahan berjalan lancar demi kenyamanan dan kesehatan kita bersama,” tegas Sertu Sainuddin.
PJ Kepala Desa Bontosunggu, Rahmat Hidayat, SE, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif Babinsa dan partisipasi aktif warga. Sinergi ini diharapkan tidak hanya berhenti pada aksi fisik, tetapi juga meningkatkan kesadaran warga dalam menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.





