TNI  

Aksi Tanggap Bantu Warga Terdampak Bencana. Koramil 06/Bajeng Tinjau 14 Rumah Rusak Diterjang Puting Beliung

 

GOWA – Bencana alam angin puting beliung kembali melanda wilayah Kabupaten Gowa. Kali ini, Dusun Parebalang, Desa Mandalle, Kecamatan Bajeng Barat, menjadi wilayah terdampak cukup parah. Merespons kejadian tersebut, Danramil 1409-06/Bajeng Kodim 1409/Gowa, Letda Inf Arifin B., bersama Danpos Bajeng Barat dan anggota Koramil langsung terjun ke lokasi pada Sabtu (07/03/2026).

Meskipun cuaca di lokasi masih diguyur hujan, personel TNI tetap bersiaga untuk meninjau kerusakan serta membantu warga mengevakuasi barang-barang berharga. Berdasarkan pendataan awal di lapangan, tercatat sebanyak 14 unit rumah warga mengalami rusak berat.

Kerusakan didominasi oleh atap rumah yang terangkat serta dinding bangunan yang roboh. Beberapa warga yang terdampak di antaranya adalah Muh. Ikram Dg. Sijaya, Basse Dg. Nurung, hingga warga lansia seperti Dg. Rimak (80) yang rumahnya memerlukan perbaikan total pada bagian atap dan dinding bata.

“Kami hadir untuk memastikan keselamatan warga dan mendata secara mendalam kebutuhan material yang diperlukan. Saat ini ada 14 rumah yang rusak berat dan membutuhkan bantuan segera berupa seng, balok kayu, spandek, hingga semen dan bata,” jelas Letda Inf Arifin B. di lokasi bencana.

Berdasarkan laporan sementara, Korban Jiwa: Nihil. Kerugian Materil: Ditaksir mencapai kurang lebih Rp85.000.000 (Delapan Puluh Lima Juta Rupiah).
Kebutuhan Mendesak: Kayu balok berbagai ukuran, seng (7, 8, hingga 10 kaki), kanal C, dan paku.

Pihak Koramil 1409-06/Bajeng telah melakukan koordinasi intensif dengan pemerintah desa setempat dan instansi terkait untuk mempercepat penyaluran bantuan logistik dan material bangunan.

Hingga saat ini, personel TNI bersama masyarakat masih bahu-membahu di lokasi guna mengantisipasi kerusakan susulan mengingat cuaca ekstrem yang masih berlangsung. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi angin kencang susulan di wilayah pesisir dan dataran rendah Bajeng Barat.