GOWA — Focus Group Discussion (FGD) tentang Refleksi Masa Bakti Jokowi-Ma’ruf yang ke-3 tahun dari Serikat Mahasiswa Penggiat Konstitusi dan Hukum (SIMPOSIUM) dihadiri oleh 50 orang terdiri dari Mahasiswa UIN Makassar,Unismuh dan gabungan Mahasiswa dari Kab.Gowa dengan tema “Indonesia Maju: Refleksi Kepemimpinan Jokowi-Ma’ruf”.
Kegiatan itu dilakukan di Cafe Mau.Co tepatnya di Jl.Tun Abdul Razak, Romang Polong Kab. Gowa,Kamis (20/10/2022).
Dalam Kegiatan tersebut menghadirkan 3 pemateri yakni, Taqwa Bahar (Wakil Ketua Pemuda ICMI Sulsel dan Mahasiswa Pascasarjana UNHAS),Ahmad Zulfikar (ketua Umum DPP SIMPOSIUM Sulsel) dan Askar Nur (Demisioner Presiden Mahasiswa UINAM Periode 2018 & Mahasiswa Pascasarjana Antropologi UNHAS).

Menurut Taqwa Bahar,Selama kepemimpinan Jokowi-Ma’ruf sangat transfaran dalam penyediaan anggaran baik Pusat sampai ke Desa-desa.Masa kepemimpinan Jokowi-Ma’ruf dipenuhi dengan tantangan dan rintangan selama kepemimpinannya, tetapi tidak sedikit permasalah yang terjadi berhasil dan diselesaikan, Utamanya Pandemi Covid-19 yang kita ketahui dulu kita diberikan batasan dalam melakukan kegiatan sehari-hari tetapi sekarang masyarakat sudah diberikan kelonggaran untuk melakukan aktifitas sehari-hari,”ujarnya.
Lanjut,Ahmad Zulfikar mengatakan,”Penggelontoran anggaran sebanyak 20 Triliun untuk Pra Kerja sangat berpengaruh pada ketenagakerjaan dalam pemerintahan Jokowi-Ma’ruf.Dengan lahirnya Undang-Undang Cifta Kerja dapat mendorong investasi serta meningkatkan kualitas ekonomi masyarakat dan menghilangkan ego sektoral.Dan Indonesia memiliki visi untuk menjadi lima besar negara dengan ekonomi terbesar di dunia maka dari itu Indonesia mengesahkan UU cipta kerja,”tandasnya.

Lebih lanjut ia katakan,”Presiden Jokowi tahu persis bagaimana kondisi rakyatnya saat ini.Untuk membantu perekonomian masyarakat, ia membuat Program Keluarga Harapan, Kartu Sembako, Diskon Listrik, Subsidi Gaji, Bantuan Produktif Usaha Mikro, Bantuan Sosial Tunai, BLT Dana Desa, dan Program Kartu Pra Kerja yang terus ditingkatkan. Selain itu subsidi Kuota Internet untuk daerah-daerah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dimaksimalkan bagi tenaga pendidikan, murid, mahasiswa, guru, dosen. โKlaster Perlindungan Sosial (Perlinsos) dirancang untuk menjaga masyarakat dapat terus memenuhi kebutuhan dasar di tengah pandemiโ,tambahnya.
Sementara itu Askar Nur Demisioner Presiden Mahasiswa UINAM Periode 2018 & Mahasiswa Pascasarjana Antropologi UNHAS mengungkapkan bahwa,”Indeks Demokrasi masa kepemimpinan tidak boleh dipandang sebelah mata tidak boleh dilihat buruk.Produk hukum yang diterapkan pemimpinan Jokowi-Maruf tidak semerta-merta tetapi ada pandangan Positif yang kita tidak soroti.Yang menjadi peran penting adalah Kabinet Negara, Pemerintah yang ada di sektor itu,bukan melalui Presiden Jokowi-Ma, ruf,”ucapnya.
“Dalam kesempatan ini kita akan membincangkan dan membahas serta merefleksi kepemimpinan jokowi sampai saat ini.Beberapa kelompok Masyarakat Adat yang ada di Indonesia merasa belum berada dalam payung hukum sehingga perlunya mendorong RUU untuk Masyarakat Adat,”tutupnya.
Adapun Tujuan dari dilaksakannya kegiatan tersebut adalah untuk memberi pemahaman kepada peserta FGD tentang merefleksi 3 tahun Masa Bakti Jokoei-Ma’ruf,Diharapkan kepada peserta FGD dapat mensosialisasikan materi yang disampaikan narasumber kepada semua pihak, agar memahami perjuangan dan kerja keras untuk mewujudkan Program-program yang telah direncanakan, tidak ada aksi- aksi protes 3 tahun Masa bakti Jokowi-Ma’ruf yang dinilai gagal.Dit Intelkam Polda Sulsel dan Sat Intelkam Polres Jajaran terus melakukan langkah langkah Intelijen dengan sasaran Kelompok Mahasiswa, Buruh, Ormas, LSM, Organda dan masyarakat pada umumnya.
Hai pembaca setia! Temukan solusi media online Anda di





