Gowa – Mujaddid Warga Panciro Kabupaten Gowa mengalami peristiwa yang tidak mengenakkan dimana pada subuh hari pada saat pelepasan waktu dipenghujung pergantian tahun, tepatnya di tanggal 1 Januari 2025 sekitar jam 3 subuh,sekelompok orang yang tak dikenal (OTK) mendatangi rumahnya dan berteriak mengancam ingin membunuh.
Kejadian itu bermula ketika Mujaddid sekeluarga sedang beristirahat (tidur) dan pada saat itu ada salah satu anggota keluarga yang terbangun tiba -tiba mendengar ada suara aneh serta curiga ada orang didepan rumah yang sedang mengendap-ngendap ingin masuk kedalam rumahnya.
Sontak saat itu pula Mujaddid terbangun lalu keluar dari kamar dan ternyata pada saat keluar rumah mendapati adanya beberapa orang yang lari setelah diteriaki agar berhenti berlari.
“Saya bersama Keluarga mengejar terduga pelaku tersebut namun tidak menemukannya,
akhirnya sayapun kembali kerumah dan tak lama kemudian ada sekelompok orang yang tidak dikenal mendatangi rumah saya sambil berteriak “mau marahko dan satunya lagi berteriak sembari menunjuk serta mengatakan *”mauko kubunuh”* (dialeg Makassar yang berarti mau saya bunuh kamu, mau mati kamu)”,Kata Mujaddid saat menirukan ucapan terduga pelaku kepada media cybernews86.com,Rabu (01/01/2025).
Dengan adanya kejadian tersebut,Mujaddid dan keluarga merasa terancam dan melaporkannya Kepolsek Bajeng Polres Gowa dengan nomor Polisi LP/B/2/1/2025/SPKT/POLSEK BAJENG/POLRES GOWA/ POLDA SULAWESI SELATAN,1 Januari 2025.
“Sebagai warga negara yang baik dan taat hukum saya bersama keluarga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bajeng karena nyawa dan jiwa saya dan keluarga merasa terancam,”Pinta Mujaddid saat dikonfirmasi.
Mujaddid berharap agar para terduga pelaku segera diamankan dan diproses hukum sesuai hukum yang berlaku.
“Saya berharap agar para terduga pelaku segera diamankan dan diproses hukum oleh Pihak Polsek Bajeng, agar sikap premanisme tidak berkeliaran di Panciro yang dapat memicu keresahan di masyarakat yang lebih luas,”ujarnya.
Sampai berita ini terbit,media ini masih terus berupaya untuk mengkonfirmasi kepada Pihak Polsek Bajeng yang menangani perkara ini serta akan terus menggali apa motif akan peristiwa ini.(**)





