TNI  

Pantang Surut di Lahan Tadah Hujan: Babinsa Sertu Firman Dampingi Petani Salajangki Tanam Padi “Pemburu”

 

GOWA – Semangat swasembada pangan terus digelorakan di pelosok Kabupaten Gowa. Sertu Firman, Babinsa Desa Salajangki dari Koramil 1409-08/Bontonompo Kodim 1409/Gowa, menunjukkan aksi nyata dengan mendampingi petani melaksanakan penanaman padi di lahan tadah hujan, Jumat (19/12/2025).

Kegiatan pemantauan Luas Tambah Tanam (LTT) ini dilakukan di persawahan milik Bapak Basei, anggota Kelompok Tani (Poktan) Sejati di Desa Salajangki, Kecamatan Bontonompo Selatan.

Meskipun mengandalkan pengairan tadah hujan, hal tersebut tidak menyurutkan semangat Sertu Firman dan para petani. Di lahan seluas 10 are tersebut, mereka menanam varietas padi jenis “Pemburu”.

Kehadiran Babinsa di tengah sawah bertujuan untuk memastikan proses penanaman berjalan sesuai jadwal guna mengejar musim tanam yang optimal.
Di bawah koordinasi Ketua Poktan Sejati, Dg Roa, Sertu Firman ikut memantau kondisi lahan dan memberikan arahan teknis sederhana untuk memastikan benih tertanam dengan baik.

Bagi Sertu Firman, pendampingan ini bukan sekadar tugas dinas, melainkan bentuk kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat desa binaannya.

“Kami ingin memastikan bahwa petani tidak berjuang sendirian. Meskipun lahan di sini bersifat tadah hujan, dengan manajemen tanam yang tepat dan semangat gotong royong, kita optimis hasil panen nanti bisa menopang kebutuhan pangan keluarga dan desa,” ujar Sertu Firman dengan penuh semangat.
Ia juga menambahkan bahwa ketahanan pangan nasional dimulai dari keberhasilan petani-petani kecil di tingkat dusun dan desa.

Aksi Sertu Firman mendapat apresiasi dari pemilik sawah, Bapak Basei, dan Ketua Poktan, Dg Roa. Kehadiran personel TNI di sawah memberikan motivasi moral tersendiri bagi para petani untuk lebih giat mengolah lahan mereka.

Langkah proaktif Babinsa Desa Salajangki ini membuktikan bahwa Kemanunggalan TNI dengan Rakyat adalah kunci utama dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan, sekaligus memastikan pembangunan ekonomi di sektor pertanian terus berjalan meskipun di tengah keterbatasan sarana irigasi.