GOWA — Kepemimpinan dan motivasi terus dipompa di tengah lapangan demi memastikan setiap target fisik TMMD ke-130 di Kabupaten Gowa tercapai optimal. Komandan Kodim (Dandim) 1409/Gowa menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota Satgas TMMD ke-130 atas dedikasi dan ketangguhan mereka dalam melanjutkan pengerjaan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Kalebarembeng, Kecamatan Bontonompo. Jumat (06/11/2026).

Apresiasi tersebut diberikan seiring dengan torehan hasil kerja keras prajurit yang berhasil mendongkrak progres pembangunan rumah Bapak Syahrir hingga menyentuh angka 74 persen. Dandim menilai, capaian ini merupakan bukti nyata ketulusan para personel yang tidak hanya bekerja menjalankan tugas, tetapi juga menanamkan rasa empati mendalam untuk membantu kesulitan rakyat di sekelilingnya.
Pengerjaan renovasi RTLH ini dilaksanakan sebagai langkah konkret TNI dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan warga di wilayah pelosok. Rumah yang dulunya memprihatinkan kini bertransformasi menjadi bangunan yang kokoh, beratap aman, serta memiliki sanitasi yang layak bagi kelangsungan hidup keluarga penerima manfaat.
Proses percepatan pembangunan ini ditempuh melalui metode gotong royong yang solid antara personel Satgas TMMD dan masyarakat sekitar. Dengan membagi tugas secara teknis—mulai dari penyiapan material hingga penyelesaian interior prajurit TNI bersama warga mampu melampaui berbagai kendala cuaca dan medan di lokasi kegiatan.

Bapak Syahrir selaku penerima manfaat menyampaikan ungkapan syukur yang tulus:
“Dulu rumah saya bocor, dinding rapuh, dan kami tidur tidak tenang. Sekarang rumah sudah hampir jadi, kokoh dan beratap aman. Saya bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak-bapak TNI yang bekerja dengan tulus dan penuh empati demi keluarga kami,” ujarnya.
Dandim 1409/Gowa menyampaikan pernyataan yang penuh kepedulian:
“Rumah ini bukan sekadar memasang bata dan menutup atap, melainkan membangun harapan dan martabat keluarga. Mari kita jaga kualitas setiap dinding dan atap ini dengan penuh ketelitian, agar manfaatnya benar-benar dirasakan keluarga Bapak Syahrir dalam jangka panjang,” ujarnya.

Dandim 1409/Gowa menegaskan:
“Kami bangga atas perjuangan Satgas yang pantang menyerah hingga 74 persen ini. Kita harus tuntaskan 74 persen menjadi 100 persen tepat waktu, agar keberhasilan RTLH ini tidak hanya melahirkan bangunan fisik baru, tetapi juga menguatkan kemanunggalan TNI dan rakyat sebagai pilar utama ketahanan bangsa,” tegasnya.
Anggota Pendim 1409/Gowa menambahkan:
“Setiap bata yang kita pasang adalah wujud nyata empati kita terhadap kesulitan rakyat. Kita tetap bekerja dengan penuh tanggung jawab dan kekompakan hingga tahap akhir, agar rumah Bapak Syahrir benar-benar kokoh, beratap aman, dan sanitasinya layak bagi keluarga,” ucapnya.
Dandim 1409/Gowa berharap semangat pantang menyerah yang ditunjukkan para prajurit Satgas TMMD dapat terus terjaga hingga pengerjaan rampung 100 persen. Beliau menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan RTLH ini tidak hanya melahirkan bangunan fisik baru, tetapi juga menguatkan kemanunggalan TNI dan rakyat sebagai pilar utama ketahanan bangsa.





