Polisi  

Cegah Judi Online dari Keluarga, Bhabinkamtibmas Polres Pelabuhan Makassar Ajak Warga Barrang Lompo Saling Peduli

Ikuti Saluran WhatsApp Syadir Ali Dapatkan tulisan, renungan & informasi terbaru

HUMDER, MAKASSAR – Bahaya judi online kini menjadi perhatian serius, bukan hanya karena berpotensi menguras penghasilan, tetapi juga dapat merusak keharmonisan rumah tangga dan masa depan keluarga. Mengantisipasi persoalan tersebut, Bhabinkamtibmas Polres Pelabuhan Makassar, Aiptu Firdaus, turun langsung menyambangi masyarakat di Pulau Barrang Lompo, Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, Kota Makassar, untuk mengajak warga bersama-sama mencegah praktik judi online mulai dari lingkungan keluarga.

Melalui kegiatan patroli dialogis dan sambang warga, Aiptu Firdaus mengedepankan pendekatan humanis dengan menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, khususnya pentingnya membangun kesadaran bersama agar masyarakat tidak terjerumus dalam praktik perjudian berbasis internet.

Di tengah suasana penuh keakraban, Aiptu Firdaus berbaur bersama warga, berdialog santai, sekaligus mengingatkan bahwa pencegahan judi online tidak cukup hanya mengandalkan aparat kepolisian. Peran orang tua, keluarga, tokoh masyarakat, dan lingkungan sekitar menjadi benteng utama untuk melindungi masyarakat dari dampak buruk perjudian.

Warga diajak lebih peduli terhadap aktivitas anggota keluarganya, termasuk penggunaan telepon genggam dan akses internet, terutama bagi anak-anak dan remaja yang rentan terpapar promosi perjudian melalui media sosial.

Kasubsipenmas Polres Pelabuhan Makassar, Aipda Adil, mengatakan bahwa upaya pencegahan judi online harus dimulai dari lingkungan terdekat, yakni keluarga.

“Jangan sampai penghasilan yang diperoleh dengan susah payah justru habis karena judi online. Uang yang seharusnya digunakan untuk kebutuhan rumah tangga, pendidikan anak, dan masa depan keluarga harus dijaga. Karena itu, mari kita cegah judi online mulai dari keluarga kita sendiri,” ujar Aipda Adil.

Menurutnya, judi online kerap menawarkan iming-iming kemenangan dan keuntungan instan. Padahal, di balik janji tersebut terdapat risiko kerugian finansial, kecanduan, konflik rumah tangga, hingga persoalan sosial yang dapat mengganggu ketenteraman masyarakat.

“Judi online bukan jalan mencari rezeki. Jangan mudah tergiur janji kemenangan, karena yang dipertaruhkan bukan hanya uang, tetapi juga ketenangan rumah tangga dan kebahagiaan keluarga. Jangan sampai keluarga menjadi korban hanya karena keinginan mendapatkan uang secara instan,” jelasnya.

Aipda Adil menekankan bahwa kepedulian antarsesama merupakan langkah penting untuk memutus mata rantai perjudian online di tengah masyarakat.

Ia mengajak warga tidak bersikap acuh apabila mengetahui anggota keluarga, kerabat, maupun orang di lingkungan sekitarnya mulai menunjukkan ketergantungan terhadap judi online.

“Kalau ada keluarga, saudara, atau tetangga yang mulai terpengaruh judi online, jangan dibiarkan. Rangkul, nasihati dengan baik, dan ajak untuk berhenti. Jangan menunggu sampai tabungan habis, terlilit utang, atau rumah tangga bermasalah baru kita peduli,” ungkap Aipda Adil.

Orang Tua Diminta Lebih Peduli terhadap Aktivitas Digital Anak

Selain mengingatkan masyarakat agar menjauhi perjudian, Polres Pelabuhan Makassar juga mengajak para orang tua untuk meningkatkan pengawasan dan pendampingan terhadap aktivitas digital anak-anak.

Kemudahan mengakses internet dan maraknya promosi perjudian yang dikemas menyerupai permainan menjadi alasan penting bagi keluarga untuk lebih aktif memberikan edukasi sejak dini.

“Anak-anak kita harus dilindungi. Orang tua perlu mengetahui apa yang diakses anak melalui handphone, memberikan pemahaman tentang bahaya judi online, dan membiasakan penggunaan internet untuk kegiatan yang positif serta bermanfaat,” tambah Aipda Adil.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak ikut menyebarluaskan tautan, promosi, maupun ajakan bermain judi online melalui grup percakapan dan media sosial.

Polisi Bersama Masyarakat, Cegah Judi Online hingga Wilayah Kepulauan

Lebih lanjut, Aipda Adil menjelaskan bahwa kegiatan Bhabinkamtibmas Aiptu Firdaus di Pulau Barrang Lompo merupakan bagian dari komitmen Polres Pelabuhan Makassar dalam menghadirkan pelayanan kepolisian yang dekat dengan masyarakat, termasuk di wilayah pesisir dan kepulauan.

Melalui pendekatan dialogis, polisi tidak hanya menyampaikan imbauan, tetapi juga membangun komunikasi dua arah, mendengarkan aspirasi warga, serta memperkuat kepedulian terhadap berbagai persoalan sosial yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Semangat Polisi Bersama Masyarakat harus diwujudkan melalui kepedulian nyata. Polisi hadir bukan hanya ketika terjadi persoalan, tetapi juga untuk mengingatkan dan mengajak masyarakat mencegah masalah sebelum menimbulkan kerugian,” tuturnya.

Ia berharap masyarakat Pulau Barrang Lompo dapat menjadi contoh dalam membangun lingkungan yang peduli terhadap bahaya judi online, dengan mengedepankan komunikasi keluarga, saling mengingatkan, dan menjaga kebersamaan.

“Mulailah dari rumah kita masing-masing. Jaga keluarga, ingatkan saudara, dan peduli terhadap tetangga. Jangan biarkan judi online merampas kebahagiaan keluarga. Mari bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan terbebas dari praktik perjudian,” tegas Aipda Adil.

Masyarakat juga diimbau untuk tidak ragu menyampaikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya dugaan aktivitas perjudian maupun gangguan kamtibmas di lingkungan sekitar.

Layanan Hotline Polri 110 dapat dimanfaatkan masyarakat secara gratis selama 24 jam untuk menyampaikan laporan atau meminta bantuan kepolisian.

Melalui kegiatan sambang humanis tersebut, Polres Pelabuhan Makassar terus memperkuat sinergi bersama masyarakat dalam mencegah judi online, melindungi keluarga, dan menjaga situasi kamtibmas tetap aman serta kondusif hingga ke wilayah kepulauan./@²³