GOWA – Semangat swasembada pangan terus dipacu di wilayah pedesaan Kabupaten Gowa. Sertu Makmur, Babinsa Desa Julukanaya dari Koramil 1409-07/Tompobulu Kodim 1409/Gowa, melaksanakan pendampingan langsung pembagian benih padi jenis Inpari Mekongga untuk masa tanam Desember 2025 di Dusun Bontomanai, Desa Julukanaya, Sabtu (27/12/2025).
Kegiatan ini merupakan langkah nyata Kodim 1409/Gowa dalam menjalankan instruksi Komando Atas untuk memastikan ketahanan pangan nasional dimulai dari keberhasilan petani di tingkat desa.
Penyaluran bantuan “Mandiri Benih” ini diberikan kepada tiga Kelompok Tani (Poktan) utama dengan rincian, Poktan Bontomanai: Diterima oleh Ketua Poktan, Muhsin (40 thn), sebanyak 375 kg untuk lahan seluas 15 hektar. Poktan Pakbentangan: Diterima oleh Ketua Poktan, Sese Nakku (50 thn), sebanyak 375 kg untuk lahan seluas 15 hektar. Poktan Batubarania: Diterima oleh Ketua Poktan, Kebo (40 thn), sebanyak 375 kg.
Setiap kelompok tani menaungi sekitar 25 anggota, sehingga bantuan ini diharapkan mampu menyentuh puluhan keluarga petani secara langsung.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Desa Julukanaya, Basri, serta para ketua dan anggota kelompok tani. Kehadiran Babinsa dan PPL secara bersamaan bertujuan untuk memastikan bantuan tersalurkan secara transparan dan tepat sasaran.
Optimisme di Masa Tanam Desember
Bagi Sertu Makmur, pendampingan ini adalah bentuk dukungan moril bagi para petani agar tetap semangat mengolah lahan di tengah musim hujan.
“Kerja sama antara PPL, Babinsa, dan pemerintah desa adalah kunci suksesnya swasembada pangan. Kami ingin memastikan setiap butir benih yang diterima hari ini tumbuh menjadi harapan baru bagi kesejahteraan petani Gowa. Kita harus sukseskan masa tanam Desember ini dengan hasil yang melimpah,” ujar Sertu Makmur penuh semangat.
Harapan besar digantungkan pada bibit Inpari Mekongga yang dibagikan agar mampu memberikan hasil panen yang maksimal, memperkuat stok pangan daerah, serta meningkatkan taraf hidup masyarakat di Kecamatan Biringbulu.





