GOWA — Dandim 1409/Gowa, Letkol Arm Sapari,S.Sos. selaku Dansatgas, memberikan apresiasi atas dedikasi serta kerja keras tim Satgas TMMD ke-130 TA 2026 Kodim 1409/Gowa. Apresiasi ini disampaikan seiring dengan capaian pengerjaan Jalan Tani di Desa Kalebarembeng, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa, yang menyentuh angka 86 persen. Jumat (06/11/2026).
Langkah percepatan pembangunan infrastruktur jalan tani ini diambil sebagai bentuk komitmen TNI dalam mendukung program ketahanan pangan nasional dan percepatan pembangunan di kawasan pedesaan. Pembukaan jalan ini dirancang untuk memangkas waktu tempuh serta mempermudah distribusi alat dan sarana produksi pertanian ke lahan garapan warga.

Dalam pelaksanaannya, Satgas TMMD mengoptimalkan penggunaan alat berat yang dipadukan dengan semangat kebersamaan masyarakat lokal secara swadaya. Tahap penataan fondasi serta pengerasan jalan yang kini memasuki babak akhir dilakukan secara teliti agar jalan mampu menampung beban transportasi hasil pertanian secara berkelanjutan.
Seorang warga Desa Kalebarembeng menyampaikan ungkapan syukur yang tulus:
“Dulu kami susah bawa hasil panen, jalan becek dan jauh. Sekarang jalan tani sudah hampir jadi, kami bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak-bapak TNI yang bekerja keras siang malam demi petani seperti kami,” ujarnya.

Dandim 1409/Gowa menyampaikan pernyataan yang penuh kepedulian:
“Jalan tani ini bukan sekadar membuka jalan dan mengeraskan tanah, melainkan membuka akses kesejahteraan petani. Mari kita jaga kualitas setiap meter jalan ini dengan penuh ketelitian, agar manfaatnya benar-benar dirasakan warga Kalebarembeng dalam jangka panjang,” ujarnya.

Dandim 1409/Gowa menegaskan:
“Kemanunggalan TNI dan rakyat adalah kunci utama dari pesatnya progres pengerjaan ini. Kita harus tuntaskan 86 persen menjadi 100 persen tepat waktu, agar jalan tani ini benar-benar menjadi roda penggerak utama pertumbuhan ekonomi masyarakat Kabupaten Gowa,” tegasnya.
Anggota Pendim 1409/Gowa menambahkan:
“Setiap meter jalan tani yang kita bangun adalah wujud nyata kepedulian kita terhadap ketahanan pangan dan kesejahteraan petani. Kita tetap bekerja dengan penuh tanggung jawab dan kekompakan hingga tahap akhir, agar jalan ini benar-benar kuat menampung beban transportasi hasil pertanian secara berkelanjutan,” ucapnya.

Letkol Arm Sapari,S.Sos., berharap hadirnya Jalan Tani ini kelak tidak hanya mempermudah aktivitas harian para petani di Kecamatan Bontonompo, tetapi juga menjadi roda penggerak utama pertumbuhan ekonomi masyarakat Kabupaten Gowa secara luas.





