GOWA โ Pembangunan infrastruktur penahan tanah (talud) yang digarap oleh Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 TA. 2026 Kodim 1409/Gowa di Desa Kalebarembeng, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa, kini memasuki tahap akhir. Pengerjaan proyek fisik vital tersebut telah sukses menembus angka progres 93 persen. Minggu (08/11/2026).
Langkah percepatan pembangunan talud ini dilaksanakan untuk melindungi badan jalan desa dari ancaman tanah longsor dan kikisan air. Keberadaan struktur talud yang kokoh sangat mendesak agar sarana transportasi lokal tetap aman dilalui warga, khususnya dalam mengangkut hasil pertanian dan mendukung aktivitas harian di kawasan Kecamatan Bontonompo.

Proses pengerjaan berjalan lancar dan terstruktur berkat koordinasi yang solid antara anggota TNI dari Kodim 1409/Gowa dengan warga desa yang bahu-membahu menyumbangkan tenaga serta pikiran. Ketangguhan Satgas TMMD di lapangan bersama kesadaran masyarakat akan pentingnya fasilitas publik menjadi kunci utama melesatnya capaian fisik proyek ini.
Terlihat dalam foto terbaru hari ini, Satgas bersama warga menyusun batu talud di sisi jalan di tengah kebun pisang dan jagung Kalebarembeng. Prajurit dan warga mengaduk semen di molen, mendorong gerobak merah berisi adukan, dan menyusun batu satu per satu hingga talud kokoh dan rapi. Gunungan tanah, ember, dan sekop menjadi penanda tahap akhir yang semakin dekat selesai.

Seorang warga setempat menyampaikan harapannya:
“Dulu jalan ini sering terancam longsor dan terkikis air saat hujan, kami takut melintas bawa hasil panen. Sekarang talud sudah hampir rampung, kokoh dan aman. Kami bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak-bapak TNI yang membangun talud ini dengan tulus demi keselamatan warga kami,” ujarnya.
Dandim 1409/Gowa menyampaikan pernyataan yang penuh kepedulian:
“Talud ini bukan sekadar menyusun batu dan mengaduk semen, melainkan melindungi jalan dan keselamatan warga. Mari kita jaga kualitas setiap susunan batu ini dengan penuh ketelitian, agar manfaatnya benar-benar dirasakan warga Kalebarembeng dalam jangka panjang,” ujarnya.

Dandim 1409/Gowa menegaskan:
“Kami bangga atas ketangguhan Satgas yang bahu-membahu hingga 93 persen ini. Kita harus tuntaskan sisa 7 persen menjadi 100 persen dalam waktu dekat, agar talud ini benar-benar menjadi penahan tanah yang kokoh, aman, dan bisa segera dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat,” tegasnya.
Anggota Pendim 1409/Gowa menambahkan:
“Setiap batu yang kita susun adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat. Kita tetap bekerja dengan penuh tanggung jawab dan kekompakan hingga tahap akhir, agar talud ini benar-benar kokoh, aman, dan melindungi badan jalan desa dari longsor dan kikisan air,” ucapnya.
Atas pencapaian membanggakan tersebut, Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 1409/Gowa, Letkol Arm Sapari,S.Sos., menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang mendalam. Ia berharap sisa pengerjaan sebesar 7 persen dapat segera dirampungkan dalam waktu dekat agar talud tersebut bisa secepatnya dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat Desa Kalebarembeng.





