GOWA โ Pemandangan penuh kehangatan tampak di Desa Kalebarembeng, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa, saat prajurit TNI dan masyarakat bahu-membahu menuntaskan pembangunan rumah warga. Kebersamaan tersebut merupakan cerminan nyata dari semangat gotong royong yang menjadi landasan utama kegiatan TMMD. Minggu (08/11/2026).
Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 kembali melanjutkan kegiatan renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sasaran milik Bapak Syahrir. Perkembangan fisik rumah Bapak Syahrir kini terhitung telah mencapai progres 85 persen. Struktur bangunan yang sebelumnya rapuh kini telah berdiri tegak dan kokoh, menanti proses penuntasan bagian dinding dan lantai untuk benar-benar siap dihuni secara nyaman.

Kegiatan rehab rumah ini diselenggarakan guna membantu masyarakat yang membutuhkan sarana tempat tinggal layak, sehat, serta terlindung dari risiko cuaca ekstrem. Langkah ini juga menjadi sarana mempererat hubungan emosional dan rasa persaudaraan antara prajurit TNI dengan rakyat di pedesaan.
Terlihat dalam foto terbaru hari ini, rumah Bapak Syahrir sudah plester abu dan hampir rampung. Spanduk REHAB RTLH TMMD KE-130 TA 2026 KODIM 1409/GOWA terpasang jelas di depan rumah. Di dalam rumah, Satgas memplester dinding bata merah di atas perancah, mengaduk semen di gerobak dan ember biru, dan merapikan lantai. Di luar rumah, perancah kayu, tangga bambu, dan tumpukan bata merah menjadi penanda tahap plester dinding yang semakin dekat selesai.

Bapak Syahrir menyampaikan harapannya:
“Dulu rumah saya rapuh dan serba terbatas, bocor dan panas. Sekarang rumah sudah tegak, kokoh dan hampir rampung. Saya bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak-bapak TNI yang membangun rumah ini dengan tulus demi keluarga kami,” ujarnya.
Dandim 1409/Gowa menyampaikan pernyataan yang penuh kepedulian:
“RTLH Bapak Syahrir ini bukan sekadar memplester dinding dan memasang bata, melainkan menghadirkan rumah yang layak, sehat dan aman. Mari kita jaga kualitas setiap plesteran ini dengan penuh ketelitian, agar manfaatnya benar-benar dirasakan keluarga Bapak Syahrir dalam jangka panjang,” ujarnya.
Dandim 1409/Gowa menegaskan:
“Kami bangga atas kerja keras Satgas yang bahu-membahu hingga 85 persen ini. Kita harus tuntaskan sisa 15 persen menjadi 100 persen dalam waktu dekat, agar rumah ini segera selesai dan dapat dihuni dengan nyaman oleh Bapak Syahrir,” tegasnya.

Anggota Pendim 1409/Gowa menambahkan:
“Setiap plesteran yang kita ratakan adalah wujud nyata kepedulian kita terhadap Bapak Syahrir. Kita tetap bekerja dengan penuh tanggung jawab dan kekompakan hingga penuntasan dinding dan lantai, agar rumah ini benar-benar tegak, kokoh, dan nyaman untuk keluarga,” ucapnya.
Diharapkan setelah seluruh pengerjaan selesai hingga 100 persen, keberadaan rumah baru ini mampu memberikan dampak positif bagi kualitas hidup keluarga Bapak Syahrir. Program TMMD ke-130 pun membuktikan bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat adalah kunci utama percepatan pembangunan di daerah.





