GOWA – Di tengah hamparan hijau persawahan Kelurahan Tamallayang, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa, semangat gotong royong dan komitmen terhadap ketahanan pangan terlihat jelas. Kopda Syahrir, Babinsa Kelurahan Tamallayang dari Koramil 1409-08/Bontonompo Kodim 1409/Gowa, turun langsung ke lapangan untuk melaksanakan pendampingan pemantauan pemeliharaan tanaman padi. Jumat (12/12/2025).
Pendampingan intensif ini difokuskan pada pembersihan pematang dan perawatan benih/bibit padi di lahan seluas 15 are milik Bapak Dg. Sau. Lahan sawah di Kelompok Tani (Poktan) Tamallaeng, yang diketuai oleh Dg. Ngunjung, saat ini ditanami varietas unggul Inpari 47 dan Mekongga, dengan pengairan yang terjamin dari irigasi.
Kopda Syahrir tidak hanya sekadar memantau, tetapi juga memberikan motivasi yang membakar semangat para petani.
Motivasi Babinsa: “Pertanian adalah Pilar Bangsa!”
Kopda Syahrir menekankan bahwa peran petani sangat vital, tidak hanya untuk kesejahteraan keluarga, tetapi juga sebagai pilar utama dalam menunjang pembangunan nasional, khususnya di bidang pangan.
“Bapak dan Ibu Petani adalah garda terdepan ketahanan pangan kita. Apa yang kita rawat hari ini, mulai dari membersihkan pematang hingga memastikan bibit tumbuh optimal, adalah investasi kita untuk masa depan,” ujar Kopda Syahrir. “Jangan pernah lelah dan putus asa. Dengan disiplin dalam perawatan, kita pastikan hasil panen melimpah, dan itu berarti kita telah berkontribusi besar dalam meningkatkan ketahanan pangan daerah dan bangsa!”
Kegiatan pendampingan ini merupakan wujud nyata sinergi antara TNI (Babinsa) dan masyarakat petani dalam menyukseskan program Luas Tambah Tanam (LTT). Dengan kehadiran Babinsa di tengah-tengah petani, diharapkan para anggota Poktan Tamallaeng semakin termotivasi untuk mengelola sawah mereka dengan teknik terbaik, guna mencapai hasil panen maksimal dan memperkuat ketersediaan pangan di Kabupaten Gowa.





