GOWA – Komitmen TNI AD dalam membantu pemerataan pembangunan dan mempermudah aksesibilitas masyarakat di wilayah pelosok terus berlanjut. Hari ini, pengerjaan fisik Pembangunan Jembatan Gantung/Perintis Tahap V di dua titik strategis wilayah Kodim 1409/Gowa dipastikan terus mengejar target percepatan.
Pengerjaan ini melibatkan kolaborasi solid antara personel Yonzipur, Zibang, Babinsa Kodim 1409/Gowa, serta partisipasi aktif warga setempat yang bahu-membahu menuntaskan infrastruktur penghubung antarwilayah tersebut. Rabu, 29 Juli 2026.
Adapun dua lokasi pembangunan jembatan gantung tersebut berada di Lokasi Sungai Je’ne Lata, Desa Pattalikang, Kecamatan Manuju, Kabupaten Gowa. Pembangunan di titik ini telah mencapai progres signifikan sebesar 59%. dan Lokasi Sungai Lambere, Desa Buakkang, Kecamatan Bungaya, Kabupaten Gowa. Progres pengerjaan fisik saat ini telah menyentuh angka 61,80%.
Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Tahap V ini memiliki arti penting bagi mobilitas warga sehari-hari. Selain memperpendek jarak tempuh antar-desa, jembatan ini nantinya akan menjadi jalur urat nadi perekonomian, pendidikan, dan akses kesehatan bagi masyarakat di Kecamatan Manuju dan Bungaya.
Kehadiran para prajurit TNI di tengah-tengah masyarakat tidak hanya memfasilitasi pembangunan fisik, tetapi juga mempererat Kemanunggalan TNI dan Rakyat. Semangat gotong royong tampak jelas di mana warga dan personel militer bekerja bersama tanpa kenal lelah demi terwujudnya jembatan yang aman dan kokoh.
Dengan melihat tren kemajuan fisik yang terukur positif di kedua lokasi tersebut, pembangunan diproyeksikan selesai sesuai target yang telah ditetapkan, sehingga dapat segera diresmikan dan dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat Kabupaten Gowa.
Wartawan: Redaksi, Editor: Redaksi





