TNI  

Kemanunggalan di Kecamatan Manuju dan Bungaya Kabupaten Gowa, Pembangunan Dua Jembatan Gantung Terus Digenjot

 

GOWA — Upaya untuk membuka isolasi wilayah dan memperlancar akses transportasi masyarakat pelosok terus digelorakan oleh Kodim 1409/Gowa. Pembangunan Jembatan Gantung/Perintis Tahap V di dua lokasi berbeda resmi memasuki fase pengerjaan intensif pada Jumat (31/7/2026).

Pengerjaan ini melibatkan personel gabungan dari Yonzipur, Zibang, Yon TP, dan Babinsa Kodim 1409/Gowa, yang bekerja bahu-membahu bersama masyarakat setempat. Adapun dua lokasi pengerjaan jembatan gantung tersebut berada di Sungai Je’ne Lata, Desa Pattalikang, Kecamatan Manuju, dengan progres pembangunan mencapai 65% dan Sungai Lambere, Desa Buakkang, Kecamatan Bungaya, dengan progres pembangunan mencapai 61,95%.

Kehadiran kedua jembatan gantung ini menjadi angin segar bagi warga setempat yang selama ini mengandalkan akses menyeberangi sungai. Ke depan, jembatan ini diharapkan dapat mempermudah mobilitas harian warga, memperlancar anak-anak pergi sekolah, serta mendongkrak perekonomian lokal melalui kemudahan distribusi hasil pertanian.

Di tempat terpisah, Komandan Kodim (Dandim) 1409/Gowa, Letkol Inf Gilang Nugraha Kresnadi, memberikan apresiasi setinggi-tingginya sekaligus dorongan semangat kepada seluruh personel dan warga yang terlibat di lapangan.

“Saya sangat mengapresiasi semangat pantang menyerah dari seluruh prajurit gabungan TNI dan masyarakat Desa Pattalikang serta Desa Buakkang. Tetap jaga faktor keamanan, utamakan kebersamaan, dan terus kobarkan semangat gotong royong agar pembangunan jembatan ini dapat selesai tepat waktu dan segera dimanfaatkan oleh warga,” tegas Dandim.

Dengan progres yang terus berjalan positif di kedua titik, pengerjaan jembatan gantung ini ditargetkan selesai dalam waktu dekat demi menghadirkan akses penyeberangan yang aman dan layak bagi masyarakat Kabupaten Gowa.

Wartawan: Syamsir Alam, Editor: Rahmiwati