GOWA – Guna meningkatkan konektivitas antarwilayah dan mendorong percepatan ekonomi masyarakat perdesaan, Kodim 1409/Gowa secara resmi memulai pengerjaan fisik Pembangunan Jembatan Beton Tahap VI yang tersebar di tiga titik strategis Kabupaten Gowa, Kamis (06/08/2026).
Pengerjaan infrastruktur ini melibatkan keterpaduan personel gabungan yang terdiri dari Satuan Yonzipur, Zibang, Yon Tp, serta Babinsa Kodim 1409/Gowa yang bahu-membahu bersama warga setempat. Keterlibatan masyarakat secara aktif menunjukkan kuatnya nilai gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah setempat.
Adapun rincian perkembangan (progres) pembangunan fisik di ketiga titik lokasi hingga hari ini meliputi Lokasi 1 (Kecamatan Tombolo Pao): Pembangunan jembatan beton di area Sungai Bangkeng Batu, Desa Pao, telah mencapai progres 10%, Lokasi 2 (Kecamatan Tombolo Pao): Pembangunan jembatan beton di wilayah Desa Balassukka, saat ini mencatatkan progres 4,5% dan Lokasi 3 (Kecamatan Bontonompo Selatan): Pembangunan jembatan di area Sungai Jatia, Dusun Jatia, Desa Salajangki, mencatatkan progres 2%.
Kehadiran jembatan ini mendapat sambutan hangat dan penuh antusias dari warga sekitar. Pembangunan akses jalan dan jembatan ini telah lama dinantikan oleh masyarakat untuk mempermudah mobilitas harian, memperlancar jalur distribusi hasil pertanian, serta meningkatkan akses konektivitas menuju pusat perekonomian dan pelayanan publik.
Di tempat terpisah, Komandan Kodim (Dandim) 1409/Gowa, Letkol Inf Gilang Nugraha Kresnadi, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat, khususnya semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh masyarakat setempat bersama para prajurit di lapangan.
“Pembangunan jembatan beton Tahap VI ini merupakan wujud nyata kepedulian dan komitmen TNI dalam membantu pemerintah daerah mempercepat pembangunan infrastruktur di kawasan pelosok. Jembatan ini bukan sekadar bangunan fisik dari beton, melainkan nadi perekonomian warga yang diharapkan dapat membawa dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Gowa,” tegas Dandim.
Dandim juga menambahkan agar seluruh personel di lapangan tetap mengutamakan faktor keselamatan kerja, menjaga kualitas bangunan, serta terus memelihara kemanunggalan dengan masyarakat selama proses pengerjaan berlangsung hingga target penyelesaian tercapai.
Wartawan: Syamsir alam, Editor: Rahmiwati





