GOWA – Komitmen TNI AD dalam mendukung kedaulatan pangan nasional terus dibuktikan melalui aksi nyata di lapangan. Sertu Sahabuddin.S, Babinsa Kelurahan Bontonompo dari Koramil 1409-08/Bontonompo Kodim 1409/Gowa, terjun langsung ke lumpur sawah untuk mendampingi petani dalam percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) di wilayah Kelurahan Bontonompo, Kecamatan Bontonompo, Senin (29/12/2025).
Pendampingan ini difokuskan pada penanaman padi dengan sistem manual di lahan milik Kelompok Tani (Poktan) Katangka. Tidak tanggung-tanggung, luas lahan yang dikelola mencapai 14,25 hektar dengan dukungan sistem pengairan irigasi yang optimal.
Dalam kegiatan tersebut, nampak suasana kebersamaan yang kental antara Babinsa dengan pengurus Poktan dan warga. Turut hadir mendampingi di lokasi, Ketua Poktan Katangka Abd Syukur, pemilik lahan Hasfuddin Dg Mangirangi, serta tokoh masyarakat setempat seperti Nurdin Dg Sarro dan Muliadi.
Sertu Sahabuddin tidak hanya memantau, tetapi juga memberikan arahan teknis dan semangat kepada para petani agar proses penanaman dilakukan secara efektif guna mencapai target panen yang maksimal.
Kegiatan pendampingan ini membawa tiga misi utama bagi kewilayahan untuk Mendukung Program Daerah: Menyukseskan program Pemerintah Kabupaten Gowa dalam meningkatkan hasil produktivitas ketahanan pangan di tingkat desa/kelurahan.
Motivasi Petani: Memberikan dorongan moril kepada petani akan pentingnya peran mereka sebagai pahlawan pangan yang menunjang pembangunan nasional. Kemanunggalan TNI-Rakyat: Mempererat tali silaturahmi agar kemanunggalan antara TNI dan rakyat semakin kokoh di tengah masyarakat.
Sertu Sahabuddin menegaskan bahwa kehadiran TNI di tengah persawahan adalah bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat petani.
“Petani adalah otot pembangunan bangsa. Jika hasil produksi pertanian kita meningkat, maka kesejahteraan warga pun ikut naik. Kami hadir di sini untuk memastikan para petani tidak berjuang sendirian. Lewat sinergi yang kuat antara Babinsa dan Poktan, kita optimis target ketahanan pangan di Bontonompo dapat tercapai,” tegas Sertu Sahabuddin.
Proses penanaman padi di lahan 14,25 hektar tersebut berjalan dengan lancar dan penuh semangat. Para petani merasa sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa yang mampu memberikan motivasi serta solusi di lapangan, sehingga target masa tanam di akhir tahun ini dapat diselesaikan tepat waktu.





