GOWA โ Upaya mewujudkan swasembada pangan di Kabupaten Gowa semakin digencarkan. Hari ini, sebuah rapat koordinasi penting telah diselenggarakan di Aula Hasanuddin Kantor BBPP Batangkaluku, Gowa, yang fokus pada percepatan luas tambah tanam dan optimalisasi lahan pertanian. Sabtu (14/06/2025).
Acara yang dipimpin oleh Brigjen TNI Wawan Erawan, S.E., M.M., selaku Ketua Tim Swasembada Pangan Wilayah Sulawesi, ini menjadi forum krusial bagi berbagai pemangku kepentingan untuk menyatukan langkah. Turut hadir dalam kesempatan ini Kolonel Kav Donova Pri Pamungkas, M.Han (Pengawas Operasi Lahan dan CSR Wilayah Sulawesi), H. Ir. Darmawangsyah Muin, ST., M.Si (Wakil Bupati Gowa), serta jajaran Forkopimda Gowa, para Kepala SKPD, Babinsa, dan penyuluh pertanian, dengan total peserta mencapai sekitar 250 orang.
Dalam sambutannya, Letkol Inf Heri Kuswanto, S.I.P (Dandim 1409/Gowa), menekankan urgensi sinergi dan kolaborasi di tengah tantangan ketahanan pangan yang semakin kompleks, mulai dari perubahan iklim hingga fluktuasi harga komoditas. “Rapat koordinasi ini merupakan momentum penting untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antara seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan swasembada pangan di daerah kita,” ujar Dandim.
Ia berharap rakor ini dapat merumuskan kebijakan dan program tepat sasaran, memperkuat peran petani, Babinsa, dan penyuluh pertanian, serta mengoptimalkan potensi sumber daya yang ada.
Senada dengan itu, H. Ir. Darmawangsyah Muin, ST., M.Si (Wakil Bupati Gowa), mengungkapkan komitmen Pemerintah Kabupaten Gowa dalam mendukung program ini. Kabupaten Gowa telah mengalokasikan rencana optimisasi lahan (Oplah) seluas 1.000 hektar pada tahap pertama dan 4.000 hektar pada tahap kedua yang tersebar di 18 kecamatan. Selain itu, kegiatan cetak sawah juga direncanakan di 5 kecamatan.
“Tentunya Pemerintah Kabupaten Gowa berharap kegiatan ini dapat segera terlaksana di tahun ini sehingga target tanam yang diberikan oleh pemerintah pusat dapat tercapai yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan masyarakat Kabupaten Gowa,” papar Wakil Bupati.
Brigjen TNI Wawan Erawan, S.E., M.M., dalam arahannya, menyampaikan pesan penting dari Menteri Pertanian agar tidak ada alih fungsi lahan sawah untuk keperluan lain seperti perumahan atau jalan. Beliau juga menegaskan bahwa swasembada pangan hanya dapat terwujud melalui kerja sama dan kolaborasi semua pihak, bukan usaha perseorangan.
Rapat koordinasi ini merupakan bagian dari langkah strategis Kementerian Pertanian bersama TNI untuk menyukseskan program pemerintah dalam mempercepat pencapaian swasembada pangan dan optimalisasi lahan pertanian di Indonesia, dengan meningkatkan koordinasi dan sinergi antar berbagai pihak.
Semangat kolaborasi ini diharapkan dapat membawa Sulawesi, khususnya Gowa, selangkah lebih dekat menuju ketahanan pangan yang mandiri dan berkelanjutan.





