GOWA โ Focus Group Discussion (FGD) Program Cetak Sawah Rakyat oleh Survey Investasi dan Design (SID) sukses diselenggarakan hari ini di Aula Makodim 1409/Gowa. Acara yang dipimpin oleh Prof. Andang Suryana Soma, S.Hut., M.P. Ph.D., Ahli GIS dari Unhas Makassar, ini bertujuan merumuskan pendekatan teknis dan kolaboratif untuk memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Gowa. Kamis, (3/7/2025)
FGD ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Mayor Arh Muhammad Yuliansyah, S.A.P. (Kasdim 1409/Gowa), Drs. H. Muh Fajaruddin, M.M. (Kadis Pertanian Kab. Gowa), perwakilan Babinsa, penyuluh lahan cetak sawah, dan mahasiswa Unhas Makassar.
Dalam sambutannya, Kasdim 1409/Gowa Mayor Arh Muhammad Yuliansyah menyambut baik inisiatif ini. “Program ini bukan hanya membuka lahan, tetapi juga membuka harapan bagi petani untuk meningkatkan kesejahteraan, harapan bagi generasi muda untuk kembali mencintai sektor pertanian, dan harapan bagi daerah kita untuk menjadi lumbung pangan yang tangguh,” ujarnya.
Ia berharap FGD ini menghasilkan rumusan konkret yang berdampak nyata bagi masyarakat.
Senada dengan itu, Kadis Pertanian Kab. Gowa Drs. H. Muh Fajaruddin menegaskan bahwa program Cetak Sawah Rakyat adalah langkah strategis untuk mewujudkan swasembada pangan. “Dinas Pertanian melihat bahwa program ini bukan hanya soal membuka lahan baru, tetapi juga soal membuka peluang baru bagi petani dan masyarakat Desa,” tambahnya.
Prof. Andang Suryana Soma dalam paparannya menyampaikan bahwa dengan pendekatan ilmiah dan kolaboratif, program Cetak Sawah Rakyat dapat menjadi model pembangunan berbasis spasial yang inklusif dan berkelanjutan.
FGD ini diharapkan menghasilkan rumusan yang aplikatif dan berdampak signifikan dalam mewujudkan pertanian sebagai pilar utama pembangunan daerah dan masa depan generasi di Kabupaten Gowa.





